Google Blokir Iklan di Situs Berita PalsuGoogleGoogle Doodle tanggal 23 September 2016 berupa rangkaian slideshow gambar untuk memperingati ulang tahun ke-99 Rodolfo Guzman Huerta alias El SantoRaksasa-raksasa internet seperti Facebook, Google, dan Twitter banyak disalahkan karena dinilai membantu menyebarkan informasipalsu yang berujung pada kemenangan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.Menanggapi tudingan tersebut, awal pekan ini Google mengumumkan rencana untuk memblokir tayangan iklan dari jaringan AdSense miliknya di situs berita yang menayangkan informasi palsu atau hoax.“Ke depan, kami akan membatasi penayangan iklan di laman-laman yang memalsukan atau menyembunyikan informasi mengenai penerbit, konten penerbit, atau tujuan utama dari properti web dimaksud,” tulis Google dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari Reuters, Selasa (15/11/2016).Dalam menyortir situs yang dinilai menayangkan berita palsu, Google akan menerapkan evaluasi dengan kombinasi tim manusia dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kecerdasan buatan ini mampu belajar ciri-ciri situs berita palsu sehingga makin mempercepat proses penyaringan.Tidak dijelaskan lebih lanjut soal bagaimana Google akan mengimplementasikan kebijakan baru tersebut.
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2016/11/16/09420621/gelar.perkara.ahok.dan.duka.jokowi.ini.berita.kemarin.yang.patut.anda.simak
