Duka Presiden karena Kematian IntanKOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOAksi seribu lilin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (14/11/2016). Aksi damai ini bentuk solidaritas dan doa untuk korban bom molotov di Samarinda.Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya IntanOlivia Marbun, bocah 2,5 tahun, yang tewas karena teror pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda.Presiden mengatakan, teror tersebut merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan.Ia menyebut bahwa aksi kekerasandan terorisme merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh negara-negara di dunia."Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa dukacita saya atas meninggalnya Intan. Itu sudah di luar batas kemanusiaan karena ini anak-anak kita," ujar Presiden Joko Widodo seusai memberikan arahandi Sekolah Calon Perwira AngkatanDarat (Secapa AD) di Bandung, Selasa (15/11/2016), seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana.Terlepas dari aksi teror yang terjadidi Samarinda tersebut, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada jajaran Komandan Kodim dan Komandan Korem di seluruh Indonesia untuk turut memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2016/11/16/09420621/gelar.perkara.ahok.dan.duka.jokowi.ini.berita.kemarin.yang.patut.anda.simak
